Nggak Kalah Dari Super johan Marvel, Ini Film Gundala 2019 Indonesia!


Traduit par

Nggak Kalah Dari Super johan Marvel, Ini Film Gundala 2019 Indonesia!

    Ternyata tidak cuma Marvel saja yang punya tokoh super johan. Tahun ini akan tayang film Gundala yakni film super hero Indonesia yang digarap oleh sutradara naik daun, Joko Anwar. Kamu yang lahir sebagai generasi milenial mungkin tidak mengenal Gundala sebaik mengenal Captain America.

    Pada dasarnya, Cerita Gundala Putra Petir merupakan kecek super hero yang diciptakan oleh Harya Suryaminata, almarhum komikus terpopuler Indonesia. Komik ini diluncurkan pertama kali pada tahun 1969-1982 sejumlah 23 judul.

    Namun mulai tahun 2005, penerbit Bumilangit kembali menerbitkan komik Gundala. Dan dari sinilah mula mula bermunculannya komik Gundala hasil ciptaan para fans di mana komik fan made terakhir dirilis pada tahun 2009.

    Histori film Gundala

    Sebenarnya sebelum diangkat ke permadani lebar seperti sekarang, Gundala Putra Petir pun sudah merambah layar perak dalam tahun 1981. Dahulu, film Gundala disutradarai oleh Lilik Sudijo yang berkolaborasi dengan PT. Cancer Mas Film.
    xx1

    Untuk memerankan tokoh Gundala Putra Petir, Teddy Tua dipilih sedangkan aktor W. D Mochtar memerankan kepribadian Ghazul. Walaupun setting lokasinya bukan di Yogyakarta sesuai yang tertulis dalam komik. Film Gundala ini cukup sukses mengangkat jalur kecek berdasarkan pada komik Hasmi.

    Gaung film yang pernah sukses tahun 80-an silam, kini akan kembali hadir di tahun 2019. Tepat pada 2017 lalu, Joko Anwar mengumumkan jika dirinya akan memproduksi Film Gundala new version bersama Abimana Aryasatya sebagai pemeran Gundala.

    Proses garapan filmnya sendiri dilakukan sejak September 2018 dan rencananya akan ditayangkan di pertengahan tahun ini. Film super hero utama anak negeri ini barangkali digarap oleh sutradara serta para pemain baru. Tapi untuk jalan ceritanya otonom, Joko Anwar tetap memakai alur cerita yang tentu seperti ciptaan Harya Suraminata (Hasmi).

    Fakta memikat tentang film Gundala 2019

    Sebelum kamu menonton filmnya pada Agustus 2019 nanti, tidak ada salahnya untuk mengarifi beberapa fakta menarik seputar film Gundala. Termasuk keaslian tentang para pemeran terutama kostum yang mereka pakai:

    1. Diadaptasi daripada komik super jadul tahun 60-an

    Sesuai yang sudah dijelaskan sebelumnya, film ini digarap berdasarkan komik “Gundala Putra Petir” yang dirilis pertama kali tahun 60-an. Dan kabarnya, film Gundala 2019 ini adalah karya terbaru yang dirilis 50 tahun pasca komik pertama diterbitkan.

    Gundala menceritakan perjalanan hidup Sancaka, seorang insinyur yang secara mengejutkan memperoleh kekuatan super setelah terkena sambaran petir.

    1. Karakter tertinggi hero khas Indonesia

    Jika kamu belum move-on dari film Avengers: Endgame atau Spiderman, barangkali film Gundala bukan model film super hero yang kamu cari. Karena Joko Anwar, tidak berusaha mengatur film dengan format teruk hero khas Hollywood.

    Watak super hero yang disajikan dalam film Gundala merupakan karakter super hero utama tanah air yang benar-benar mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Film ini berusaha sebaik mungkin menggambarkan perjalanan muncul orang biasa yang lantas berubah menjadi pahlawan tertinggi penindak kejahatan.

    Tujuan yang utama digarapnya film ini bukan hanya mengobati kerinduan fans akan komik Gundala Putra Petir, tapi turut menjemput generasi bangsa untuk berani bertindak dan bersikap adil.

    1. Diperankan oleh aktor dan aktris ternama

    Joko Anwar sebelumnya merahasiakan nama-nama pemeran tokoh film Gundala terutama pemeran tokoh yang utama. Namun belakangan ini diketahui jika pemeran utama pada film Gundala adalah aktor Abimana Aryasatya. Sedangkan watak Merpati akan diperankan sama Tara Basro.

    Pada awalnya, Abimana menolak peran Gundala yang ditawarkan Joko Anwar padanya karena masih punya proyek film lain yang belum tuntas. Tapi, rezeki kegigihan Joko Anwar yang mau menunggu, pada kesudahannya peran Gundala tetap akan dimainkan oleh Abimana.

    1. Perubahan kostum Gundala

    Seragam Gundala pada film terdahulu tentunya sangat berbeda secara kostumnya yang sekarang. Kalau sebelumnya, kostum Gundala tampil sangat klasik maka waktu ini sengaja dibuat lebih modern.

    Joko Anwar berpendapat kalau sudah sewajarnya, kostum Gundala dibuat nyaman dan praktis. Sehingga pemeran bisa memakai dan melepaskan kostum dengan mudah saat dibutuhkan di pengambilan gambar.

    Dalam kostum Gundala, kita akan mengamati beberapa detail unik dikategorikan pemakaian masker, goggles bahkan kuping bersayap. Penjelasan mengenai penambahan detail tersebut akan dijelaskan secara mendetail tepat dari filmnya.

    1. Tulis skenario di kuburan dan museum

    Selaku sutradara, Joko Anwar pun ikut dan dalam proses penggarapan sketsa film Gundala. Dan walakin telah mengerjakan banyak order film termasuk film Pengabdi Setan dan Rumah Dara yang berhasil populer terlintas mancanegara. Joko mengakui kalau proses penulisan skenario dari film Gundala adalah reaksi yang paling sulit dan melelahkan.

    Bahkan untuk bisa fokus menulis skenario, Joko harus pergi ke tempat yang sangat tenang & sunyi seperti kuburan dan museum. Beruntungnya, skenario film Gundala berhasil diselesaikannya selama masa 4 bulan.

    1. Special effect yang super keren

    Seperti penjelasan sebelumnya, film Gundala bukanlah jenis film super hero yang dirilis dan dijalankan oleh DC atau Marvel. Jadi unsur effect yang berada dalam dalamnya tidak akan sebaik dan sekeren film garapan Hollywood.

    Meskipun begitu, film Gundala tetap menggunakan special effect untuk menunjang jalannya cerita tapi penggunaannya tidak sedramatis film super hero Hollywood. Dan melalui urut-urutan ceritanya, Joko Anwar serius jika film super johan khas Indonesia ini bakal layak bersanding dengan film super hero lainnya.

    1. Termasuk pada genre ‘Dark Movie’

    Meskipun disebut-sebut serupa film super hero, film Gundala bukan berarti mengangkat tema yang ceria. Telanjurkan film ini mengangkat unsur dark yang sangat sanding, terbukti dari banyaknya babak perkelahian dan unsur action lainnya. Walau banyak menyusun adegan action, film itu masih bisa dinikmati sama semua penonton termasuk tersebut yang suka nonton film ringan.

    1. Teori semesta Gundala

    Lebih lanjut lagi Joko Anwar mengungkapkan bila film garapannya ini tidak serta merta akan berdiri sendiri. Melainkan akan hadir semesta Gundala, pada akhirnya karakter super hero yang diperkenalkan bukan hanya Gundala saja, tapi ada pula karakter hero lainnya.

    Beserta demikian, diharapkan para fans bisa mempelajari tentang kurang lebih toko super hero khas Indonesia, termasuk Godam, Aquanus dan Maza. Karakter superhero ini pertama kali datang dalam adaptasi komik Patriot yang diterbitkan pada tahun 1996.

    Menonton film berkonsep super hero sebenarnya tak hal yang baru lagi bagi penggemar film tanah air. Mengingat, beberapa tahun belakangan ini Hollywood penuh menghadirkan film genre tertinggi hero sejak Spiderman, Iron Man bahkan Avengers yang menghadirkan banyak tokoh teruk hero dalam satu film.

    Tidak mau kalah secara Hollywood, Indonesia pun mempunyai beberapa tokoh super hero yang gaungnya bahkan telah dimulai sejak tahun 60-an yang populer dalam komik Gundala Putra Petir.

    Kamu yang gemar menonton film super hero, maka jangan lewatkan film super hero utama karya anak bangsa ialah Joko Anwar yang kabarnya akan segera dirilis Agustus 2019. Sebagai referensi informasi bagi yang belum tau tentang tokoh super johan Indonesia, simak kembali kelurusan hati menarik tentang film Gundala dan sejarah asal usulnya di atas.

     

    Deskripsi : Penggemar film super johan Marvel? Eitts… jangan salah, karena rupanya Indonesia pula punya sosok super hero yaitu film Gundala yang akan tayang tahun tersebut!